Skip to main content

Posts

Showing posts with the label my favorite

Only a Dad

My Dad By Edgar Albert Guest 1881–1959   Only a dad, with a tired face, Coming home from the daily race, Bringing little of gold or fame, To show how well he has played the game, But glad in his heart that his own rejoice To see him come, and to hear his voice. Only a dad, with a brood of four, One of ten million men or more. Plodding along in the daily strife, Bearing the whips and the scorns of life, With never a whimper of pain or hate, For the sake of those who at home await. Only a dad, neither rich nor proud, Merely one of the surging crowd Toiling, striving from day to day, Facing whatever may come his way, Silent, whenever the harsh condemn, And bearing it all for the love of them. Only a dad, but he gives his all To smooth the way for his children small, Doing, with courage stern and grim, The deeds that his father did for him. This is the line that for him I pen, Only a dad, but the best of men . ...

Aku Suka Cara Kalian Bercerita

Michael Gondry dan Jim Jarmusch Foto ini pelesetan dari cover album The White Stripes, Get Behind Me Satan . Michael Gondry dan Jim Jarmusch sama-sama pernah menggarap video klipnya The White Stripes dan Raconteurs, tapi di sini aku ga akan ngebahas soal itu. Michael Gondry pertama kali memikatku lewat penyutradaraannya di video klip The Hardest Button to Button dan juga filmnya Eternal Sunshine and The Spotless Mind. Sementara Jim Jarmusch pertama kali kukenal lewat Down By Law (bener-bener film lucu meski buat temenku tidak menemukan kelucuannya, di film ini juga aku langsung terpikat oleh 'kesintingan'nya Tom Waits) dan bener-bener membuatku mencari semua filmnya Jim Jarmusch salah satunya yang dibintangi Johnny Depp: Deadman dan kurasa film itu jadi salah satu film pentingnya Johnny Depp. Gondry dan Jarmusch punya gaya yang sama sekali beda dalam meyajikan gambar bercerita di layar lebar. Dua-duanya punya ke khas-an yang sulit dideskripsikan tapi bisa dikenali. Btw, aku...

In The Smile of Daniel Day Lewis

I Love Jack White Like a Little Brother..

Smile Johnny, Smile!

Benicio del toro, Senyummu Itu Loh..

In The Mood For Benicio Del Toro

Gara-gara menunggu hujan reda di Parijs Van Java Mall sambil menonton The Wolfman , moodku menonton kembali film-filmnya Benicio Del Toro kembali muncul. Selain Johnny Deep dan Daniel Day Lewis , Benicio Del Toro adalah aktor favoritku. Bukan semata-mata karena ketampanannya dan matanya yang membius itu, tapi juga karena totalitasnya sebagai aktor.  Pertama kali terpesona olehnya, ketika pertama kali aku nonton Excess Baggage dengan lawan mainnya Alicia Silverstone. Benicio berperan sebagai pencuri kendaraan yang terhubung dengan seorang putri pengusaha kaya yang sengaja mencari perhatian keluarganya dengan mengaku diculik. Saat itu, aktingnya langsung memikatku. Siapa yang bisa dengan mudah melupakan wajah latinnya yang karismatik dan tatapan yang membius itu? Dengan mudah Beni bisa membuat penontonya jatuh hati padanya. Pandangan pertama tentu karena ketampanannya dan tak perlu terlalu memperhatikan apakah dia bisa berakting atau tidak. Pertemuan berikutnya (aku lupa mana y...